LP2M UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Gelar Webinar “Belajar Hidup Bersama: Catatan Etnografis di Sekolah Multikultural”

Jambi — Pusat Penelitian LP2M UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menyelenggarakan webinar akademik dalam rangkaian WHP 2026 #109 dengan tema “Belajar Hidup Bersama: Catatan Etnografis di Sekolah Multikultural.” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LP2M UIN Jambi dalam menghadirkan forum ilmiah yang responsif terhadap isu-isu strategis di bidang pendidikan, keislaman, dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Webinar ini mengangkat hasil kajian mengenai praktik multikulturalisme dan moderasi beragama dalam konteks pendidikan Islam di SMA Sultan Iskandar Muda Kota Medan. Melalui pendekatan etnografi realis dengan teknik Spradley, kajian tersebut menemukan bahwa nilai-nilai moderasi beragama seperti keterbukaan, dialog, toleransi, keadilan, kesalehan sosial, dan kesetaraan gender telah diinternalisasikan dalam kehidupan sekolah. Nilai-nilai tersebut tidak hanya hadir pada tataran konseptual, tetapi juga diwujudkan melalui visi sekolah, kebijakan, kurikulum, budaya, serta aktivitas pendidikan yang berlangsung secara berkelanjutan.

Kajian ini juga menegaskan adanya tiga model utama yang menopang kehidupan sekolah multikultural, yaitu cross culture religion, cross leadership religion, dan cross culture parenting. Ketiga model ini menjadi fondasi penting dalam membangun ruang pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang menghargai perbedaan.

Hadir sebagai pemantik diskusi, Firmansyah, dosen Universitas Medan Area (UMA), sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural. Ia dikenal memiliki perhatian akademik yang kuat terhadap isu-isu multikulturalisme, moderasi beragama, dan pendidikan Islam. Firmansyah menempuh pendidikan S-1 dan S-2 di UIN Sumatera Utara Medan, serta S-3 di Universitas Islam Malang. Fokus risetnya selama ini menempatkan isu multikulturalisme sebagai salah satu bidang kajian utama.

Adapun webinar ini dimoderatori oleh Fransisko Chaniago, dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 10.00–11.30 WIB.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, LP2M UIN Jambi berharap lahir ruang dialog akademik yang semakin memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan Islam yang moderat, inklusif, dan kontekstual. Webinar ini juga menjadi pengingat bahwa lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan semangat hidup bersama, merawat keberagaman, dan membangun peradaban yang damai di tengah masyarakat multikultural.

Selengkapnya

Similar Posts